Jumat, 27 Mei 2011

Manusia Dan Harapan

Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan.

Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya. Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing. Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan. Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan.

Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk sosial. Setiap lahir ke dunia langusung disambut dalam suatu pergaulan hidup, yakni di tengah suatu keluarga atau anggota masyarakat lainnya. Tidak ada satu manusiapun yang luput dari pergaulan hidup. Ditengah – tengah manusia lain itulah, seseorang dapat hidup dan berkembang baik fisik/jasmani maupun mental/ spiritualnya. Ada dua hal yabg mendorong orang hidup bergaul dengan manusia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.

Dorongan kodrat
Kodrat ialah sifat, keadaan, atau pembawaan alamiah yang sudah terjelma dalam din manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan. Misalnya menangis, bergembira, berpikir, berjalan, bcrkata, mempunyai keturunan dan sebagainya. Setiap manusia mempunyai kemampuan untuk itu semua.

Dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keinginan atau harapan, misalnya menangis, tertawa, bergembira, dan sebagainya. Seperti halnya orang yang menonton Pertunjukan lawak, mereka ingin tertawa, pelawak juga mengharapkan agar penonton tertawa terbahak-bahak. Apabila penonton tidak tertawa, harapan kedua belah pihak gagal, justru sedihlah mereka.

Dorongan kebutuhan hidup
Sudah kodrat pula bahwa manusia mempunyai bennacani-macant kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup itu pada garis besamya dapat dibedakan atas : kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani

Untuk memenuhi semua kebutuhan itu manusia bekerja sama dengan manusia lain. Hal ini disebabkan, kemampuan manusia sangat terbatas, baik kemampuan fisik/jasmaniah maupun kemampuan berpikirnya.

Keamanan
Setiap orang membutuhkan keamanan. Sejak seorang anak lahir ia telah membutuhkan keamanan. Begitu lahir, dengan suara tangis, itu pertanda minta perlindungan. Setelah agak besar, setiap anak menangis dia akan diam setelah dipeluk oleh ibunya. Setelah bertambah besar ia ingin dilindungi. Rasa aman tidak harus diwujudkan dengan perlindungan yang nampak, secara moral pun orang lain dapat memberi rasa aman.

Hak dan kewajiban mencintai dan dicintai
Tiap orang mempunyai hak dan kewajiban. Dengan pertumbuhan manusia maka tumbuh pula kesadaran akan hak dan kewajiban. Karena itu tidak jarang anak-anak remaja mengatakan kepada ayah atau ibu. “Ibu ini kok menganggap Reny masih kecil raja, semua diatur!” Itu suatu pertanda bahwa anak itu telah tambah kesadaran akan hak dan kewajibannya.

Status
Setiap manusia membutuhkan status. Siapa, untuk apa, mengapa manusia hidup. Dalam lagu “untuk apa” ada lirik yang berbunyi “aku ini anak siapa, mengapa aku ini dilahirkan”. Dan bagian lirik itu kita dapat mengambil kesimpulan, bahwa setiap manusia yang lahir di bumi ini tentu akan bertanya tentang statusnya. Status keberadaannya. Status dalam keluarga, status dalam masyarakat, dan status dalam negara. Status itu penting, karena dengan status orang tahu siapa dia.

Perwujudan cita-cita
Selanjutnya manusia berharap diakui keberadaannya sesuai dengan keahliannya atau kepangakatannya atau profesinya. Pada saar itu manusia mengembangkan bakat atau kepandaiannya agar ia diterima atau diakui kehebatannya.

Kebenaran
Kebenaran atau benar amat penting bagi manusia. Setiap orang mendambakannya, karena ia mempunyai anti khusus bagi hidupnya. la merupakan fokus dari segala pikiran, sikap dan perasaan.

Minggu, 08 Mei 2011

keadilan

Abu Hurairah RA pernah meriwayatkan sabda Nabi Muhammad SAW tentang cerita seorang pembeli tanah yang mendapati sekotak emas dalam tanah yang ia beli. Si pembeli merasa emas tersebut bukan miliknya, dan menyerahkannya kepada sang penjual. Tanpa diduga ternyata si penjualpun juga berpikir hal yang sama. Ia merasa tidak memiliki emas tersebut dan menolaknya. Subhanallah.
Akhi al-karim, manakah ada di muka bumi saat ini yang menolak pemberian sekotak emas ? si pembeli dan penjual lantas mengadukan permasalahan mereka berdua kepada seorang qadhi. Ternyata putusan qadhi pun juga tak terduga-duga. Sang qadhi menanyakan pada keduanya apakah mereka mempunyai anak. Ternyata si pembeli memiliki anak lelaki dan si penjual memiliki anak perempuan. Sang qadhi meminta keduanya menikahkan mereka dan memberikan harta karun tersebut kepada kedua mempelai. Sisanya diperintahkannya untuk disodaqahkan. Ajiib
Inilah keadilan dalam memutuskan masalah. Ada 3 macam qadhi (hakim/jaksa) yang hanya seorang saja masuk surga. Pertama, qadhi yang mengetahui kebenaran dan menggunakan kebenaran tersebut untuk menghakimi. Kedua, qadhi yang mengetahui kebenaran namun menutup mata dari kebenaran dalam menghakimi. Ketiga, qadhi yang tidak megetahui kebenaran, tetapi justru menghakimi dengan kebodohannya. Dari ketiga macam qadhi tersebut hanya qadhi yang pertama yang masuk surga.
Umat islam rahimakumullah. Adil bukanlah membagi sama rata. Adil dalam Islam adalah menempatkan sesuatu dalam tempatnya sesuai dengan Syariat Islam. Yang benar dihakimi dengan benar. Yang salah dihakimi dengan kesalahannya. Bukan lantas memberikan sama. Hukum waris dalam islam adalah hukum yang paling adil. Ternyata tidak membagikan warisan sama rata. Sebab adil memang bukan membagi sama rata.
Kini jauh sekali membayangkan keadilan dapat terwujud di tengah kehidupan kita sehari-hari. Padahal Allah SWT sudah mencirikan bahwa keadilan identik dengan ketakwaan. Dalam arti lain, jika keadilan semakin jarang hadir di tengah-tengah masyarakat, bisa jadi ketakwaan juga sudah jarang dimiliki umat manusia. Wallahu a'lam. (Ust. Drs. Alif Syukri)

kesedihan

Kesedihan

Kesedihan adalah sebuah curahan hati yang berlinangkan air mata dan perih yang menusuk hati. Tawa dan airmata datang dari sumber yang sama. Semakin dalam kesedihan menggoreskan luka ke dalam jiwa, semakin perih dan pedih jiwa ini.
Kemarin adalah hari yang tak pernah ku bayangkan sebelumnya. Entah kenapa beberapa hari ini, ku sering bertengkar dengan seseorang yang ku cinta dan sayangi.
pertengkaran ini sungguh tak berguna karna hanya hal yang sepele yg ku anggap itu. Mengapa kau sering menjadikan sessuatu hal menjadi di permasalahkan??? Aku pun bingung dengan sikap mu yang seperti ini. Aku hanya ingin cinta yang tulus dari hati mu dan kasih sayang yang ku berikan padamu seperti tak berarti apa apa.
Sudah sekian lama ku berpacaran dengan mu sudah hampir 2thn tetapi kau belum sepenuhnya mempercayaiku ini. Aku sadar aku memang sering mengecewakan mu tetapi aku pun berusaha keras tuk menjadi lebih baik dari yang kau inginkan. Aku pun tak tau harus berbuat apah lagi tuk bisa mempercayaiku. L
Padahal aku selalu jujur padamu tetapi kau menganggap itu aku berbohong pada mu. Sakit rasanya hati ini kalau selalu di anggap seperti ini. Aku selalu mengalah pada mu agar hubungan ini bisa lebih baik lg karna kau sangat berarti bagi ku kau adalah orang yang sangat baik di hati ku dan sangat menjaga hati ku.
Mengapa kau selalu menganggap ku bersalah?? Padahal aku ini tak bersalah. Kau sangat egois sekali sampai sampai kau selalu mencaci ku dengan kata kata kotormu itu. .
Aku tak mengarti tentang hati mu saat ini dan aku bingung harus berkata kata apa lagi tuk menjadikanmu tak seperti ini lg. . L
Aku mohon rubah lah sifat mu yang seperti ini karna aku sangat menyayangimu sampai kapan pun ku hidup dalam kehidupan ini. .


keindahan

KEINDAHAN  
Pada hari yang lalu tepatnya tgl 06/05/20011 bertepatan dengan hari jumat.  saya pun berangkat dengan mobil pribadi beserta 8 orang teman saya. Kami pun brangkat dari pagi tuk menelusuri kota bandung atau sering disebut kota kembang. Kami melewati tol sadang kemudian melewati kota subang. Dan sesampainya dikota subang kami pun bergegas mencari cari masjid tuk melakukan ibadah shalat jum’at. Shalat jum’at pun tiba dan kami langsung mengambil air wudhu. Setelah selesai kami pun kembali melanjutkan perjalanan menuju kota bandung.
 pada siang hari sekitar jam 2 siang kami pun sampai dibandung karna padat merayapnya jalur lalu lintas tol jakarta-cikampek karena ada sebuah truk yang kecelakaan. bandung dimana kota itu amat sangat mempunyai keindahan panorama alam yg begitu memukau dan menjadi tempat objek wisata yang ramai dikunjugi orang-orang dari wisatawan asing maupun wisatawan lokal.
Banyak sekali objek wisata disana, contohnya : kawah putih, ciater, tangkuban parahu, dan masih banyak lagi.
Objek wisata yang kami kunjungi saat ini ialah tangkuban parahu. wisata alam tangkuban parahu  ini sangat indah memiliki cagar alam yang menghijaui wilayah disekitarnya. Tempat yang begitu sejuk nan memukau indah ini dapat menghilangkan kelelahan saat dalam perjalanan menuju kesana yang membutuhkan waktu  kurang lebih 5-6 jaman perjalanan dari jakarta. Lokasi wisata ini sangat setrategis dan mudah untuk ditemukan.
Sebuah panorama alam yang tak terduga karena banyak sekali bukit-bukit dan pepohonan yang tumbuh sendiri di lereng bukit kawah itu. Sebuah kawah yang hijau yang mengeluarkan asap putih kabut dan udara yang sangat sejuk menjadi ciri khas kawasan wisata alam ini. Saya pun dan teman-teman berfoto-foto untuk mengenang tempat yang sangat indah itu.
Setelah sore hari kami bergegas tuk pulang dan mampir di BIP ( bandung indosesia plaza)  untuk makan karna perut pun sudah terasa lapar dan shalat. .:D
Setelah itu kami melanjutkan perjalanan pulang dan dibandung sangat ramai sekali kendaraan yang ingin menuju jakarta. Kemacetan terjadi sekitar  1 KM sebelum tol pasteur. Kami pulang dengan hati yang sangat senang, gembira dan sekaligus sangat lelah sekali. Setelah kami sampai rumah pada pukul  11.00 saya pun langsung bersi-bersi dan tidur.
Hal yang takan pernah terlupakan ini  kan saya kenang selamanya bersama teman-teman saya.

Kamis, 31 Maret 2011

Budaya

Pengaruh Kebudayaan Barat Terhadap Kebudayaan Indonesia

Apa itu kebudayaan barat? Apa pengaruhnya terhadap kebudayaan Indonesia? Wah ini merupakan sesuatu yang sulit dijelaskan secara singkat. Ini seharusnya bisa menjadi sebuah disertasi, sebuah karya ilmiah di atas skripsi bahkan tesis sekali pun. Apa yang menyebabkan judul Pengaruh Kebudayaan Barat Terhadap Kebudayaan Indonesia ini sangat sulit dijelaskan secara singkat? Yuk, saya jelaskan dengan bahasa yang mudah.
Pertama-tama perlu diperjelas apa itu kebudayaan barat. Selama ini jika kita mendengar, melihat, atau membaca tentang sesuatu yang kebarat-baratan, pasti kita cenderung berpikir bahwa kebudayaan barat adalah kebudayaan yang terdapat di negara sejenis Amerika, Eropa, atau lebih tepat lagi bangsa Aria atau Arya. Pertanyaan dasar saya kemukakan, mana barat dan timur jika dilihat dari Negara Eropa atau Amerika? Yak tepat sekali barat darinya adalah Asia dan timurnya adalah Afrika dan Asia Tengah. Tetapi jika dipandang dari sudut Asia, sebelah barat adalah Eropa, dan timur adalah Amerika. Lalu bagaimana ini!? x( Prinsip yang harus dipertahankan adalah bahwa Alam semesta tidak pernah memiliki konsep arah barat, timur, utara, dan selatan.
Nah, dengan ini apabila ada pertanyaan atau pernyataan berkaitan dengan kebudayaan barat, haruslah orang bertanya dahulu “barat mana yang anda maksud?”. Meski pun mata kuliah di Fakultas Filsafat UGM ada mata kuliah Filsafat Barat Pra-Modern, Filsafat Barat Modern, dan Filsafat Barat Kontemporer, tetap saja saya kurang sreg dengan penggunaan kata “Barat”. Saya sebenarnya tahu apa itu konsep tentang kebudayaan barat di mata umum, ya seperti yang telah saya sebutkan di atas, tetapi tetap saja istilah ini kurang tepat. Coba saja anda bertanya apakah benar bahwa barat itu benar-benar hanya ditinggali bangsa Arya? Bagaimana konsep arah mata angin ditinjau dari lokasi tempat orang berada? Wah tentu akan pusing! :-? Akan lebih mudah jika anda langsung menyebut Negara atau Apa yang budaya apa yang mempengaruhi sesuatu. Misalnya, wah saya terkena pengaruh kebudayaan Amerika. Jelas kan? Kebudayaan yang dimaksud adalah Kebudayaan Amerika. Sebenarnya sih, orang lebih suka menyebut kebudayaan barat atau western culture atau westernisme dan orang pun mengerti maksudnya, tetapi sebagai orang yang berkecimpung dalam bidang akademis saya wajib memberitahukan dan mengemukakan informasi ini. Penting atau tidak pentingnya terletak dalam bidang akademis, coba saja jika anda dalam studi S2 atau S3 lalu dalam tesis atau disertasi anda sebutkan istilah “kebudayaan barat” saya jamin anda akan ditanya apa itu “kebudayaan barat” pada ujian karya anda. :-o
Tujuan dari tulisan ini adalah mengungkap bahwa apa yang anda ketahui barulah kulit luarnya saja dan masih perlu banyak belajar. Begitu juga dengan saya, saya harap banyak orang yang kritis dan membantah tulisan saya dengan bahasa yang jelas dan tentunya dengan pemikiran yang rasional. Setuju atau tidak yang penting anda paham maksud saya, dengan ini barulah anda bisa mengajukan saran, kritik, atau bahkan dukungan. Inilah yang dikejar dalam bidang akademik.

Rabu, 30 Maret 2011

Manusia


Tentang Manusia
Sesungguhnya manusia diciptakan oleh Allah SWT adalah paling sempurna dibandingkan dengan machluk yang lainya, termasuk diantaranya Malaikat, Jin, Iblis, Binatang, dllnya. Tetapi kita sendiri sebagai manusia tidak tahu atau tidak kenal akan diri kita sendiri sebagai manusia. Untuk itu marilah kita pelajari diri kita ini sebagai manusia, Siapa diri kita ini? Dari mana asalnya? Mau kemana nantinya? Dan yang paling penting adalah bagaimana kita menempuh kehidupan didunia ini supaya selamat didunia dan achkirat nanti?
Sebenarnya manusia itu terdiri atas 3 unsur yaitu:
  1. Jasmani.
    Terdiri dari Air, Kapur, Angin, Api dan Tanah.
  2. Ruh.
    Terbuat dari cahaya (NUR). Fungsinya hanya untuk menghidupkan jasmani saja.
  3. Jiwa. (An Nafsun/rasa dan perasaan).
    Terdiri atas 3 unsur:
    • Syahwat/Lawwamah (darah hitam), dipengaruhi sifat Jin, sifatnya adalah: Rakus, pemalas, Serakah, dll (kebendaan/materialis)-menjadi beban masyarakat.
    • Ghodob/Ammarah ( Darah merah ), dipengaruhi oleh sifat Iblis, Sifatnya adalah: Sombong, Merusak, Angkara murka dll (Menentang)-Menjadi pengacau masyarakat.
    • Natiqoh/Muthmainah (darah Putih), Dipengarui sifat malaikat, Sifatnya adalah: Bijaksana, Tenang, Berbudi luhur, Berachlak Tinggi dan Mulia- Menciptakan kedamaian dan kasih sayang.
Alat dari pada Jiwa yaitu otak, yang terdiri atas 3 bagian juga:
  1. Akal (timbangan) haq atau bathil
  2. Pikir (hitungan) Untung rugi
  3. Zikir (ingatan) Ingat Allah
Jadi kalau diibaratkan mobil maka jasmani ini adalah Body daripada mobil sedangkan Ruh sebagai Accu yang sifatnya hanyalah sebagai yang menghidupkan saja dan Jiwa adalah sopir atau yang mengendalikan dari pada mobilnya dimana dialah yang bertanggung jawab atas keselamatan dari pada mobil itu sendiri. Jadi Disini jelaslah bahwa yang dikatakan manusia itu adalah Jiwanya dimana dialah yang bertanggung jawab atas perbuatanya. 
Machluk machluk yang diciptakan Allah ( dimana ada yang menjadi musuh atau lawan manusia yaitu Iblis dan Jin kafir.) 
Ada 6 machluk yaitu:
  1. Malaikat, Dari Nur (cahaya) menerangi/mengawasi manusia.
  2. Iblis, Dari Nar (Api), sifatnya merusak, merupakan musuh manusia.
  3. Jin, Dari asap yang beracun, sifatnya memabukan, merupakan penggoda dan juga membantu manusia.
  4. Tumbuhan, Hanya mempunyai  naluri, berfaedah, untuk kebutuhan manusia.
  5. Hewan, Syahwat dan ghodob, berfaedah untuk kepentingan manusia.
  6. Manusia, Sebagai pengatur alam, pengurus dunia(khalifah rachmatan lil alamin).
Corak corak Manusia:
  • Mu'min
  • Kafir
  • Munafi
Perjalanan Kehidupan Manusia:
  1. Alam Arwah/Ruh, Masih didalam alam suci/taqdir ketentuan
  2. Alam Rahim, Didalam Kandungan Ibu/Qadarditentukan
  3. Alam Dunia/Alam Qodho, Penyelesaian/Untuk sementara
  4. Alam Kubur/Alam Barzah, Dalam tahanan alam Kubur/prefentif
  5. Alam Mizan, Timbangan Alam dibangkitkanya kembali Manusia 
  6. Yaumil Ma'lum ( Hari Pengumuman/Keputusan), Sorga bagi yang beramal baik; Neraka bagi yang beramal buruk 
www.google.com 

Sabtu, 12 Februari 2011

Ilmu Budaya Dasar

Ilmu budaya dasaradalah suatu ilmu yang mempelajari dasar dasar kebudayaan, pada perkuliahan jurusan sosiologi juga ada salah stu mata kuliah ini , namun jika untuk mengingat terlalu sulit bisa di ambil intinya saja agar tidak terlalu membebani pikiran otak.

Secara umum pengertian kebudayaan adalah merupakan jalan atau arah didalam bertindak dan berfikir untuk memenuhi kebutuhan hidup baik jasmani maupun rohani.

Pokok-pokok yang terkandung dari beberapa devinisi kebudayaan
1. Kebudayaan yang terdapat antara umat manusia sangat beragam
2. Kebudayaan didapat dan diteruskan melalui pelajaran
3. Kebudayaan terjabarkan dari komponen-komponen biologi, psikologi dan sosiologi
4. Kebudayaan berstruktur dan terbagi dalam aspek-aspek kesenian, bahasa, adat istiadat, budaya daerah dan budaya nasional

Latar belakang ilmu budaya dasar
latar belakang ilmu budaya dasar dalam konteks budaya, negara, dan masyarakat Indonesia berkaitan dengan permasalahan sebagai berikut:
1. Kenyataan bahwa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa, dan segala keanekaragaman budaya yang tercermin dalam berbagai aspek kebudayaannya, yang biasanya tidak lepas dari ikatan-ikatan (primodial) kesukuan dan kedaerahan.
2. Proses pembangunan dampak positif dan negatif berupa terjadinya perubahan dan pergeseran sistem nilai budaya sehingga dengan sendirinya mental manusiapun terkena pengaruhnya. Akibat lebih jauh dari pembenturan nilai budaya ini akan timbul konflik dalam kehidupan.
3. Kemajuan ilmu pengetahuan dalam teknologi menimbulkan perubahan kondisi kehidupan manusia, menimbulkan konflik dengan tata nilai budayanya, sehingga manusia bingung sendiri terhadap kemajuan yang telah diciptakannya. Hal ini merupakan akibat sifat ambivalen teknologi, yang disamping memiliki segi-segi positifnya, juga memiliki segi negatif akibat dampak negatif teknologi, manusia kini menjadi resah dan gelisah.

Tujuan Ilmu Budaya Dasar
1. Mengenal lebih dalam dirinya sendiri maupun orang lain yang sebelumnya lebih dikenal luarnya saja
2. Mengenal perilaku diri sendiri maupun orang lain
3. Sebagai bekal penting untuk pergaulan hidup
4. Perlu bersikap luwes dalam pergaulan setelah mendalami jiwa dan perasaan manusia serta mau tahu perilaku manusia
5. Tanggap terhadap hasil budaya manusia secara lebih mendalam sehingga lebih peka terhadap masalah-masalah pemikiran perasaan serta perilaku manusia dan ketentuan yang diciptakannya
6. Memiliki penglihatan yang jelas pemikiran serta yang mendasar serta mampu menghargai budaya yang ada di sekitarnya dan ikut mengembangkan budaya bangsa serta melestarikan budaya nenek moyang leluhur kita yang luhur nilainya
7. Sebagai calon pemimpin bangsa serta ahli dalam disiplin ilmu tidak jatuh kedalam sifat-sifat kedaerahan dan kekotaan sebagai disiplin ilmu yang kaku
8. Sebagai jembatan para saran yang berbeda keahliannya lebih mampu berdialog dan lancar dalam berkomunikasi dalam memperlancar pelaksanaan pembangunan diberbagai bidang mampu memenuhi tuntutan masyarakat yang sedang membangun serta mampu memenuhi tuntutan perguruan tinggi khususnya Dharma pendidikan

Ilmu Budaya Dasar Merupakan Pengetahuan Tentang Perilaku Dasar-Dasar Dari Manusia

Unsur-unsur kebudayaan
1. Sistem Religi/ Kepercayaan
2. Sistem organisasi kemasyarakatan
3. Ilmu Pengetahuan
4. Bahasa dan kesenian
5. Mata pencaharian hidup
6. Peralatan dan teknologi

Fungsi, Hakekat dan Sifat Kebudayaan Fungsi Kebudayaan
Fungsi kebudayaan adalah untuk mengatur manusia agar dapat mengerti bagaimana seharusnya bertindak dan berbuat untuk menentukan sikap kalau akan berbehubungan dengan orang lain didalam menjalankan hidupnya.
kebudayaan berfungsi sebagai:
1. Suatu hubungan pedoman antar manusia atau kelompok
2. Wadah untuk menyakurkan perasaan-perasaan dan kehidupan lainnya
3. Pembimbing kehidupan manusia
4. Pembeda antar manusia dan binatang

Hakekat Kebudayaan
1. Kebudayaan terwujud dan tersalurkan dari perilaku manusia
2. Kebudayaan itu ada sebelum generasi lahir dan kebudayaan itu tidak dapat hilang setelah generasi tidak ada
3. Kebudayan diperlukan oleh manusia dan diwujudkan dalam tingkah lakunya
4. Kebudayaan mencakup aturan-aturan yang memberikan kewajiban kewajiban

Sifat kebudayaan
1. Etnosentis
2. Universal
3. Alkuturasi
4. Adaptif
5. Dinamis (flexibel)
6. Integratif (Integrasi)

Aspek-aspek kebudayaan
1. Kesenian
2. Bahasa
3. Adat Istiadat
4. Budaya daerah
5. Budaya Nasional

Faktor-faktor yang mempengaruhi proses perubahan kebudayaan faktor-faktor pendorong proses kebudayaan daerah
1. kontak dengan negara lain
2. sistem pendidikan formal yang maju
3. sikap menghargai hasil karya seseorang dan keinginan untuk maju
4. penduduk yang heterogen
5. ketidak puasan masyarakat terhadap bidang-bidang kehidupan tertentu

Faktor-faktor penghambat proses perubahan kebudayaan
1.faktor dari dalam masyarakat
* betambah dan berkurangnya penduduk
* penemuan-penemuan baru
* petentangan-pertentangan didalam masyarakat
* terjadinya pemberontakan didalam tubuh masyarakat itu sendiri
2. faktor dari luar masyarakat
* berasal dari lingkungan dan fisik yang ada disekitar manusia
* peperangan dengan negara lain
* pengaruh kebudayaan masyarakat lain

www.google.com

Pages

Gunadarma

About

Followers